Sekelumit sejarah bubur yang lahir di Bukittinggi ini, Pada tahun 60han ada perlombaan kreasi membuat bubur di daerah Jambu Air, Bukiktinggi. Lomba ini dimenangkan oleh seorang Ibu bernama kemudian dimenangkan oleh Amai Zona, Amai Zona ini mungkin seorang penjual camilan macam macam bubur di pasar Bukittinggi, maka pas acara lomba ide kreatif muncul untuk mencampur 5 atau 6 jenis bubur di dalam satu mangkok, lengkap sudah. Dan ternyata Amai Zona dinyatakan menang oleh panitia lomba. Kenapa ? menurut penulis, orang Bukittinggi atau orang darek itu, kalau makan harus macam macam lauknya, coba perhatikan kalau makan nasi kapau. Trus kenapa nama buburnya disebut kampiun ? mungkin, dikarenakan bubur si Amai (nenek) Zona ini Champion nkali yaa ...
Memang benar selain lengkap isi buburnya, kaya rasa banget, legit, enak dengan tekstur yang lembut, bubur kampiun ini menjadi primadona kala berbuka. Bagaimana tidak, bubur yang teksturnya memang sangat lembut begitu mudah dicerna di dalam perut. Jadi, kamu bisa langsung kembali bertenaga setelah menyantap bubur kampiun ini. Masyarakat Minang alias urang awak termasuk penulis sering menjadikan bubur kampiun sebagai menu buka puasa atau untuk sarapan pagi ...
Bagi yang belum nyobain, segeralah dicobain, saran penulis, kalau mau makan bubur kampiun ini di Bopet Minang/Padang, dan atau di Warung Nasi Kapau ....semoga ketemu yaaa pembaca.. kalau sudah ketemu, jangan lupa di share dimari .. ditunggu ..
Kalau di Jakarta, di sepanjang jalan Kramat itu banyak koq yang jualan nasi kapau, bubua kampiun, lamang tapai, silahkan aja milih sendiri, sesua selera tapi kalo penulis biasa nyantap makan nasi kapau di bawah ini
Saran Tempat Kenyangkan Perut (TKP) untuk makan bubua kampiun ini di Jakarta
Nasi Kapau Bukik Tinggi
Memang benar selain lengkap isi buburnya, kaya rasa banget, legit, enak dengan tekstur yang lembut, bubur kampiun ini menjadi primadona kala berbuka. Bagaimana tidak, bubur yang teksturnya memang sangat lembut begitu mudah dicerna di dalam perut. Jadi, kamu bisa langsung kembali bertenaga setelah menyantap bubur kampiun ini. Masyarakat Minang alias urang awak termasuk penulis sering menjadikan bubur kampiun sebagai menu buka puasa atau untuk sarapan pagi ...
Bagi yang belum nyobain, segeralah dicobain, saran penulis, kalau mau makan bubur kampiun ini di Bopet Minang/Padang, dan atau di Warung Nasi Kapau ....semoga ketemu yaaa pembaca.. kalau sudah ketemu, jangan lupa di share dimari .. ditunggu ..
Kalau di Jakarta, di sepanjang jalan Kramat itu banyak koq yang jualan nasi kapau, bubua kampiun, lamang tapai, silahkan aja milih sendiri, sesua selera tapi kalo penulis biasa nyantap makan nasi kapau di bawah ini
Saran Tempat Kenyangkan Perut (TKP) untuk makan bubua kampiun ini di Jakarta
Nasi Kapau Bukik Tinggi


















Tidak ada komentar:
Posting Komentar