SATE MAK SYUKUR

kadai maota
Sate Mak Syukur, ingat nama ini penulis langsung ingat masa kecil, di tahun 70an, Ibunda ku asli Padang Panjang tepatnya orang asli Gunuang tapi tinggal di Balai Balai Dalam, jadi setiap pulang kampung tidak ada hari ga dilewatin makan sate mak Syukur ini, dulunya ada di dalam pasar Padang Panjang. 

Makan sate ini seingat penulis ada dua kadai yang jualannya sama, dan bersebelahan (maaf kalau salah tolong betulkan), kalau ga salah juga yang satu pindah ke bekas terminal lama, masih di Pasar Padang Panjang dan Mak Syukur buka di tempat yang sekarang ini.

Makan sate mak Syukur ini pake karupuak jangek yang besar adanya didalam toples kaca besar mungkin biar ga melempem, dan makan  sate ini pasti penulis minta dibuatkan susu putih panas yang minumnya biar cepat dingin dituangkan di piring/lepek. Wow nikmatnya apalagi cuaca dingin, bawaannya pasti lapar

Sate Mak Syukur sekarang menjadi sate yang melegenda, mungkin sudah generasi ke tiga, karena Mak Syukur ini sudah jualan sate sejak jaman PRRI, cerita orang tua penulis yang memang tinggal di Padang Panjang kala itu.

Nah, bagi pecinta kuliner sehabis melakukan perjanan jauh dari kota Padang menuju Bukittinggi atau sebaliknya, jika perut lapar harus mampir dan mencoba sate Mak Syukur ini di kota aslinya, tastenya dapat disitu. Karena aku sudah pernah mencoba sate Mak Syukur di Blok M Jakarta, ga dapat taste dan suasananya...  sehingga agak garing,  walau sudah membuka cabang dimana mana, penulis tetap mengacu dan merekomendasikan sate Mak Syukur yang di Padang Panjang.

Jadi setiap pulang kampung ke Padang penulis pasti usahakan dan menyengajakan nahan lapar untuk kemudian dilampiaskan makan sate Mak Syukur ini ke Padang Panjang, sebagai ungkapan terima kasih kepada kedua orangtua penulis almarhum/mah, yang telah memperkenalkan lidah penulis dengan rasa real sate Mak Syukur ini.
kadai maota
Sate mak Syukur termasuk Sate Urang Darek, walau sudah berganti generasi, rasa sate Mak Syukur ini masih sama seperti jaman baheula. Oh yaa, kalau makan sate Mak Syukur jangan lupa karupuak jangeknya disiram sama kuahnya yaa, plus segelas susu kental manis panasnya. Mak Nyooss lah
Karena keterikatan historis, penulis sangat merecomendedkan kepada siapa saja yang pergi ke wilayah Sumatra Barat untuk mampir ke sate Mak Syukur ini.

Tidak ada komentar:

passaja
passaja
KADAI MAOTA
BOPET MINI
RM PADANG
MASAKAN RUMAH
PAI RAUN
KINCAH DAPUA
ADAT MINANG

maota

close
passaja